expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Kamis, 14 Agustus 2014

.: Tak Berjudul:.

Tatkala ku mungadu
Merana dalam kesahku
Ku tadahkan kedua tanganku
Butiran airmata menetes pilu
Terjatuh, lukai telapak tanganku
Lukai hatiku

Ucap hati menjerit meronta
Perih menahan retaknya kegersangan jiwa

Andai engkau tak pergi
Tak tinggalkan diriku dalam sunyi mimpi
Lain cerita kini

Andai janji adalah mufakat
Cinta adalah keramat
Dan ikatan senantiasa erat
Pasti kemilau cinta kita bagai emas 24 karat
Dan tak kan terpisahkan meski akhir hayat

Adalah suatu amanat
Jikala ku genggam janji
Ujar lisan tak kan ku ingkari
Ucap hati pasti ku tepati

Akan tetapi...
Mungkin inilah yang terbaik
Meski tak rela hati kau pergi

Dan do'aku yang terakhir
Bahagialah dalam setiap engkau ayunkan langkah kasih...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar