Terduduk sepi
Termenung seorang diri
Meratapi segala kegundahan hati
Tidakkah kini
Hari-hari terkesan membosankan
Sunyi yang kian mendekap
Sakit nan menghujat
Begitu pedih menyelimuti jiwa
Terkoyak ku terkoyak
Aaaaahhhh...
Seraya gemuruh terdengar
Rinai hujan membasahi bumi
Kepalanku menghantam dinding-dinding
Berontak ku berontak
Hingga ku terobos daun pintu nan terkunci
Ku berlari-berlari
Menerjang hujan
Menggapai gemuruh yang berlarian
Meski petir kerap menyambar
Tanpa sadar
Ku tertunduk di padang ilalang
Raga lumpuh
Logika melayang jauh
Jiwa luluh
Dan hanya satu hal yang aku tau
Harapan dan do'a tlah berkhianat
Oh, Tragedi...
Kemanakah senyumku pergi
Hingga kini tak jua ia kembali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar