expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Rabu, 26 Oktober 2011

DO'ALAH TOMBAKKU


Aku hanyalah insan biasa
Pun tiada sempurna
Bahkan serba berkekurangan
Namun cintaku tanpa alasan
Rasaku tak mampu ku artikan
Kala rindu menjelma
Ku tak kuasa menahan gejolak yang ada

Ku akui...
Engkaulah wanita teristimewa
Yang selalu ada
Kapan saja, dimana saja
Meski nyatamu tak pernah aku temukan
Engkaulah penyemangat jiwa
Yang berikanku kekuatan
Dibalik setiap kelemahanku
Meski ketatkutan merajai diriku
Engkaulah tercinta
Yang buatku merasa sempurna
Hingga ku janjikan semuanya
Meski aku hanya insan biasa

Kau tau ini>>>

Ya ALLAH...
Jika ENGKAU telah ciptakan dia milik-MU tercipta untuk ku
Satukanlah kami
Titipkanlah kebahagiaan di antara kami
agar kemeseraan itu kekal dan abadi

Ya ALLAH...
Jodohkanlah kami
Kuatkanlah tiang dan kembangkanlah layar perahu kami
Bimbinglah kami dari semua terpa badai-MU
Arahkanlah kami ke tepian damai-MU
Tunjukkanlah anugrah-MU di depan cinta kami
Berikanlah mukjizat-MU untuk cinta kami
Ridhokanlah cinta kami

Ya ALLAH...
Jagalah kami dari larang dan murka-MU
Lindungi kami dari laknat dan azab-MU
Bantulah kami menghadapi uji dan coba-MU

itulah munajat yang kerap aku panjatkan

Kini...
Aku disini ditempat ini
Menanti badai ini berlalu
Hingga kau kembali seperti dulu
Dan temaniku hingga penghujung usiaku

Aku yang senang ikuti hati
Kemana engkau pergi
Meski perlahan dan tak pasti
Penuh penat dilika-liku harus ku lalui
Tiada mampu ku dustai hati
Bahwa aku masih mencintai
Dan rasaku tak terkurangi

Terlalu lama kau menghilang
Jarak dan waktu memisahkan
Kerap kumenggenggam kepahitan
Dan hatiku mencerna kepedihan
Hingga seluruh ragaku melemah

Terlalu lumpuh kuberjalan di terik matahari
Tiada mampu kubersandar dikelam malam-malamku
Bahkan airmata tak pandang keadaan

Namun...
Ku kan setia menunggumu datang
Meski kesetiaan kau lelang
Dan kau tau,
Bukan kenangan ajarkan kebencian,
Namun ajarkan kedewasaan
Ketika yang tiada mampu ku mengerti
Mampu di cerna hati
Dan hatiku tetap tegar mencinta

Ya ALLAH...
Mungkinkah ini hanya kecelakaan hati saja
Ataukah keegoisan hasrat yang bertahta
Sungguh hati tiada aku mengerti

Ya ALLAH...
Namun bila ENGKAU takdirkan ia bukan teruntukku
Aku terima apa yang hati dan fikiran tak mampu
Kupaksakan menelan semua itu

Lalu...
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Hampakan saja rasa ini untuknya
Lenyapkan bayanganya selamanya
Karna pikiran dan hatiku tiada mampu
Dan peliharalah aku dari kekecewan
Karna tiada inginku berteman kebencian
Dan amnesiakan aku dari kenangan-kenangan

Ya ALLAH...
Maka ierikanlah aku kekuatan
Menolak Poptretnya ke barat senja
Tenggelam bersama sang surya
Agar senantiasa jiwaku tentram
Walaupun hidupku tanpa bersama ia

Ya ALLah...
Pasrahkanlah aku dengan suratan-MU
Sesungguhnya ENGKAU telah suratkan,
Apa yang terbaik untukku
Sesungguhnya ENGKAU Maha Raja,
Segala yang terbaik buat hamba-MU ini.


Airmatalah yang melengkapi bait puisi ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar