Bersama derasnya hujan
Aku menari
Meneteskan kepiluan airmata
Beserta kata-kata maaf
Di tengah-tengah hamparan ilalang
Mungkin semua percuma
Sia-sia bagiku
Karna kau tak kan pernah melihat
Rintihan hati yang tersayat
Mencoba mengembalikan hakikat
Kemerindumu,
Semacam tusukan dalam hatiku
Meski tak sampai jua
Terpendam selamanya, bersama rapuhnya jiwa
Andaikan sejenak saja
Kau merasakan
Mungkin maaf ini bermakna
Menyatukan kembali hati yang terpisahkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar