Tiada manfa'at lagi ku berkarya sastra
Semua hanya membangkitkan kenangan
Kenangan indah yang mesthi menyakitiku
Meski kau kira aku telah melupa
Engkau salah, kau salah
Aku masih menyimpanya
Namun...
Ya sudahlah bila itu yang kau inginkan
Aku tiada pernah memaksakan
Biarlah semua tersimpan
Selama otakku masih mengingat
Karna dulu rasa itu memang nyata
Kemana engkau pergi,
Kemanan inginmu
Meski hati kau buat tertatih,
Meski janji kau dusta
Meski cinta kau duakan
Lapang dada aku terima
Tanpa ku melamunkan harga diriku
Akan tetapi,,
Semenjak ku mengerti akan hidupku
Melupakanmu adalah hal teristimewa bagiku
Meski hati tiada mampu membencimu
Dan bila kau rindukan aku
Kenang aku, Seorang yang pernah buatmu tersenyum
Kenang aku, Senandung aksara kasih yang kau hentikan
Kenang aku, Meski sebagai hujan kerinduan tak nyata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar