Meski perih merajaiku
Meski badai membantaiku
Cinta ajarkanku tegar
Cinta kuatkanku
Jauh sudah rasa itu mendalam
Mengalir di setiap pembuluh darah
Bahkan kerap menyiksaku
Hingga seakan ragaku melumpuh
Kau satu dihatiku
Kau teristimewa tuk hidupku
Hilangmu ku takuti
Menduamu ataupun pengkhianatanmu tak ingin ku dapati
Namun...T_T
Tabir telah terubah
Kau mendua, Kau khianati cinta putihku
Ku terluka lebih dari sakit jatuh airmata
Nelangsanya hati...
Seperti tiada sesal bagimu
Seolah kau tak bersalah besar
Lalu semudah itu kau bermaaf
Tanpa kau hirau ku yang terluka
Maafkan aku kasih...
Hanya maafmu saja
Tak mampu menebus semuanya
Kasih...
Nikmatilah kebersamaanmu denganya
Dan biarlah ku tinggalkan cerita
Agar tiada hati yang terluka
Dan biarlah waktu membawaku,
Menemukan kebahagiaanku
Meski pedih perih mengiringi gontai langkahku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar