Sudahkah kau melupakanku
Paadahal,
Sejenak saja ku hindarimu
Bayangmu mengejarku
Padahal,
Ku tak ingin kau berlalu
Tapi kau meninggalkanku
Kini tutur sapa denganmu
Hanyalah impian saja
Bertemu denganmu
Khayalku semata
Merindukanmu
Tak kan jadi nyata
Pedih ku ayunkan langkah
Perih hati mencerna nyata
Pahit diterima logika
Akankah kau kan kembali
Temaniku merangkai mimpi
Dimana harus ku cari
Bila hati tak mampu menahan kuasa rindu
Sesungguhnya,
Hatiku telah memilikimu
Tapi tak kan ku iba padamu
Karna kau tak pernah mencintaiku
Dan kebodohanku adalah mencintaimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar