expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Sabtu, 05 Juli 2014

(Tanpa Judul)

Letih ku menahan
Daya ingat yang tak terlupakan
Sakit tak terelakkan
Perih hati ku rasakan
Baga tertusuk seribu mata panah

Semenjak aku kau tinggalkan
Aku hanya berteman dengan sunyi rindu
Di rapuh kehampaan
Memendam luka terpedih
Mengenang setiap untaian langkah
Yang pernah berpijak menggapai angan-angan

Andai waktu mampu ku ulang
Saat itu jua
Tak kan ku lepas genggamanmu
Tak kan ku biarkan langkah kau tinggalkan
Tak kan ku biarkan diri ini hanya kau jadikan kenangan
Namun raga tak berdaya paksa

Bila memang itu terbaik untukmu
Ku tak menyesal melepaskanmu
Ku relakan engkau berpaling menjauh
Dan ku coba tuk terima
Apa yang hati mengelak
Ku paksakan hati tuk terima kenyataan terpahit

Namun jika suatu hari nanti
Disebalik cerita sebelum senja berpulang
Ada getaran langkah
Yang buatmu ingin kembali
Tak usahlah kau meragu
Kembalilah...
Sebab segenap rasa masih menantimu disini
Masih ia utuh
Meski berkali airmata terjatuh
Cinta tetaplah perkasa kasih
Tak kan goyah
Meski gontai langkah
Raga yang terombang-ambing tak karuan

Kasih,...
Aku mencintaimu meski kautak kan pernah kembali

Tidak ada komentar:

Posting Komentar